Sabtu, 15 Februari 2014
Bersama
Pada penghias malam aku belajar
Belajar agar tak pernah takut
untuk berpijar
Menghias lembaran gelap
Menjelajahi hamparan tak bertepi
dengan sayap
Berteman sang dewi dan
kunang-kungang langit
Yang membersamai untuk saling
tersenyum memahami
Kala sepi dan dinginnya malam
Berjanji akan selalu bersama dan
ada
Walau hitamnya kapas
menempatkannya pada tempat yang tersembunyi
Walau hembusan angin menjarakinya
Hingga gandengan tangan terlihat
semu
Dengan begitu
Penghias langit malam akan tetap
berada di langit gelap
Tetap disana dengan ribuan
kunang-kunang langit malam
Tetap disana dengan senyum
memahami yang menguatkannya
Tetap disana dengan awan hitam
yang menyembunyikannya
Dan tetap disana dengan hembusan
angin yang menjarakinya
Karena ia ada untuk menerangi
bumi
Karena ia ada untuk mengias
lembaran hitam
Karena ia ada untuk mengindahkan
gelap
Dan karena ia ada untuk tujuan ia
diciptakan oleh-Nya
Ku Titipkan Rindu
Rintikan langit yang selalu dinanti
Lengkungan langit berwarna indah yang selau menyenangkan hati
Kapas putih pelukis hati yang selalu di cari
Salam penutup cehaya yang tak selalu bias dipandangi
Riakan ombak yang selalu datang dan pergi
Gemericik air terjun yang menyejukan diri
Engkau lah rindu
Bukan sapaan sang bintang yg bercahaya
Yang selalu menyapa
Kala mata mulai terbuka
Tapi sapaan angin pada ruang hampa
Tak ada
Kala sorot mata mencarinya
Wahai rindu
Kala langkah tak bersama
Saat mata tak melihatnya
Berharap rindu adalah pengingatnya
Untuk tetap bisa menhadirkannya
Dan berharap cinta tak pernah sirna
Karena dengan rindu akan selau ada cinta
Langit melukislah kepadanya
Bahwa aku menridukannya
Angin berhembuslah
Kirimkanlah salam rindu dan cinta ku kepadanya
Saling Mengingatkan Dalam Kebenaran dan Kesabaran
Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain ?
ohh Allah.. bagaimana dengan diri ku, sudahkah aku bermanfaat untuk yang lain ?
begitu banyak angan dan harapan yang aku minta...
melalui doa yang selalu ku panjatkan ketika menghadap mu
bukan kah..
barang siapa bersyukur maka akan ku tambah nikmat kepada mu.. Q.S Ibrahim ayat 7
ohh Allah.. aku khilaf untuk bersykur... terlalu banyak yang aku minta di banding aku bersyukur..
padahal tanpa aku minta, jika aku bersyukur maka Engkau akan memberikannya...
Engkau lebih tau apa yang aku butuhkan, bukan apa yang aku inginkan...
Ohh Allah.. begitu kecil, tak berdaya, dan hinanya aku di hadapan mu...
Allah... ajarkan aku menjadi manusia yang tak lagi mengulangi kesalahan
Allah... ajarkan aku untuk menjadi manusia yang tak menyombongkan apapun..
Allah... ajarkan aku menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya...
Allah... ajarkan aku, agar aku bertaqwa kepada Mu...
sebelum Engkau menghendaki diri ku untuk datang menghadap mu...
Ohh Allah... segala yang aku harapkan.. segala yang aku inginkan... apapun itu..
cukuplah aku serahkan semuanya kepada Mu...
Hasbunallah Wani mal wakil
Engkau lebih mengetahui apa yang aku butuhkan...
Engkau sebaik-baiknya pemberi skenario kehidupan...
Buatlah diri ku menerima segala apa yang menjadi kehendak Mu...
Sadarkan lah aku jika selalu ada kebaikan dari setiap yang Engkau berikan kepada ku...
Biarlah aku mengikut arus air takdir yang Engkau kehendaki untuk ku....
ohh Allah.. bagaimana dengan diri ku, sudahkah aku bermanfaat untuk yang lain ?
begitu banyak angan dan harapan yang aku minta...
melalui doa yang selalu ku panjatkan ketika menghadap mu
bukan kah..
barang siapa bersyukur maka akan ku tambah nikmat kepada mu.. Q.S Ibrahim ayat 7
ohh Allah.. aku khilaf untuk bersykur... terlalu banyak yang aku minta di banding aku bersyukur..
padahal tanpa aku minta, jika aku bersyukur maka Engkau akan memberikannya...
Engkau lebih tau apa yang aku butuhkan, bukan apa yang aku inginkan...
Ohh Allah.. begitu kecil, tak berdaya, dan hinanya aku di hadapan mu...
Allah... ajarkan aku menjadi manusia yang tak lagi mengulangi kesalahan
Allah... ajarkan aku untuk menjadi manusia yang tak menyombongkan apapun..
Allah... ajarkan aku menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya...
Allah... ajarkan aku, agar aku bertaqwa kepada Mu...
sebelum Engkau menghendaki diri ku untuk datang menghadap mu...
Ohh Allah... segala yang aku harapkan.. segala yang aku inginkan... apapun itu..
cukuplah aku serahkan semuanya kepada Mu...
Hasbunallah Wani mal wakil
Engkau lebih mengetahui apa yang aku butuhkan...
Engkau sebaik-baiknya pemberi skenario kehidupan...
Buatlah diri ku menerima segala apa yang menjadi kehendak Mu...
Sadarkan lah aku jika selalu ada kebaikan dari setiap yang Engkau berikan kepada ku...
Biarlah aku mengikut arus air takdir yang Engkau kehendaki untuk ku....
Terima Kasih
Terima kasih
untuk menjadi sahabat
Memutar
kembali sejarah dalam ingatan
Mengulas
kembali masa saat pertemuan awal
Bagaimana kita
dipertemukan
Rasanya baru
sebentar aku mengenal mu kala itu
Atau entah tak
banyak yang di ingat kala itu
Karna terlalu banyak
ingatan dalam memori bersama mu
Indah bukan ?
Hingga tiba
masanya
Kita bersinar
untuk bersama menghias langit
Mergandengan
tangan merangkai tali-tali yang diselipkan oleh Nya
Menyamakan
langkah kaki untuk sebuah petualangan yang sama
Dan menuangkan
sejuta senyuman untuk meringankan pikulan
Lebih Indah
bukan ?
Lagi-lagi
hingga tiba masanya
Sebuah pohon
mempunyai masanya untuk tumbang
Bahkan Sebuah
bintang saja mempunyai masanya untuk berpijar
Tapi jika kita
adalah pohon maka kita sudah memberikan bibit-bibit untuk penggantinya
Tapi jika kita
adalah bintang maka apapun yang terjadi ia selalu saja terasa indah
Karna
banyaknya bintang di langit tak akan pernah pergi
Akan tetap
bisa di pandangi, dan digapai dalam jemari tangan didepan mata
Karna bintang yang
habis masanya sekalipun menjadi harapan untuk orang yang melihatnya saat ia
melesat jatuh ke bumi
Sangat jauh
lebih indah bukan ?
Tapi sahabat
lebih dari sekedar pohon dan juga bintang
Yakinlah semua
karena Nya
Terima kasih
untuk menjadi sahabat
Di mana pun,
apa pun, dan kapan pun
SkenarioNya
tetaplah indah
SkenarioNya
tetaplah memberikan kebaikan
Langganan:
Komentar (Atom)


.jpg)


