Sabtu, 15 Februari 2014

Terima Kasih

Terima kasih untuk menjadi sahabat


Memutar kembali sejarah dalam ingatan
Mengulas kembali masa saat pertemuan awal
Bagaimana kita dipertemukan
Rasanya baru sebentar aku mengenal mu kala itu
Atau entah tak banyak yang di ingat kala itu
Karna terlalu banyak ingatan dalam memori bersama mu
Indah bukan ?

Hingga tiba masanya
Kita bersinar untuk bersama menghias langit
Mergandengan tangan merangkai tali-tali yang diselipkan oleh Nya
Menyamakan langkah kaki untuk sebuah petualangan yang sama
Dan menuangkan sejuta senyuman untuk meringankan pikulan
Lebih Indah bukan ?

Lagi-lagi hingga tiba masanya
Sebuah pohon mempunyai masanya untuk tumbang
Bahkan Sebuah bintang saja mempunyai masanya untuk berpijar
Tapi jika kita adalah pohon maka kita sudah memberikan bibit-bibit untuk penggantinya
Tapi jika kita adalah bintang maka apapun yang terjadi ia selalu saja terasa indah
Karna banyaknya bintang di langit tak akan pernah pergi
Akan tetap bisa di pandangi, dan digapai dalam jemari tangan didepan mata
Karna bintang yang habis masanya sekalipun menjadi harapan untuk orang yang melihatnya saat ia melesat  jatuh ke bumi
Sangat jauh lebih indah bukan ?

Tapi sahabat lebih dari sekedar pohon dan juga bintang
Yakinlah semua karena Nya

Terima kasih untuk menjadi sahabat
Di mana pun, apa pun, dan kapan pun
SkenarioNya tetaplah indah

SkenarioNya tetaplah memberikan kebaikan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar